Saturday, December 15, 2018

Islamic Center Kota Tarakan : Masjid Baitul Izzah nan Megah dan Wah

Sudah lama rasanya ingin menulis tentang bangunan megah yang kerap mencuri perhatian saya ketika melintasi kawasan ini. Meski sering "numpang parkir" di halamannya, namun ada saja yang membuat untuk tidak melanjutkan mengeksplorasi hingga ke bagian-bagian lain bangunan ini. Bangunan dengan dominan warna cream ini merupakan bangunan termegah di Kota Tarakan, ia terletak di Jalan Sei Sesayap, Kelurahan Kampung Empat, Kecamatan Tarakan Timur.

Baitul Izzah, itu nama yang diberikan untuk sebuah bangunan masjid nan megah ini. Meski masyarakat Tarakan kebanyakan lebih akrab untuk menyebutnya Islamic Center. Akses menuju tempat ini sedikit agak sulit untuk wisatawan karena tiada kendaraan umum yang melintas kawasan ini. Kita bisa kesini dengan menggunakan kendaraan pribadi atau jasa transportasi online maupun konvensional. Islamic Center Kota Tarakan yang menjadi kebanggan masyarakat dan juga ikon kota Tarakan ini berdiri diatas lahan seluas 30 hektar, dan sudah banyak digunakan untuk event-event besar skala Nasional maupun Internasional, salah satunya adalah STQ tingkat Nasional pada tahun 2017 lalu. 
Islamic Centre Kota Tarakan, Masjid Baitul Izzah
Dengan kombinasi warna cream dan kubah berwarna merah marun, masjid Baitul Izzah makin terlihat megah dan elegan. Taman di depan masjid sangat luas, lebih luas dari luasan bangunan masjid, di sana terdapat bundaran dan air mancur yang mengingatkan kita akan arsitektur timur tengah. Di sebelah kiri bundaran air mancur masih berdiri tegak bekas menara pemboran sumur minyak yang sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. Menara pemboran (derrick) setinggi kurang lebih 20 meter yang masih berdiri dengan gagahnya itu merupakan satu dari sekian banyak menara-menara pemboran minyak jadoel yang ada di Tarakan. 

Kita bisa melihat menara-menara bekas pemboran ini sepanjang perjalanan dari Kampung Satu menuju Islamic Center yang masuk dalam area kerja / WKP Pertamina EP Asset 5 Tarakan Field. Sepertinya sengaja untuk tidak dibongkar meski sumur di bawahnya sudah tidak berproduksi lagi. Yah, barangkali pemerintah Tarakan ingin menekankan lagi status Tarakan sebagai Kota Minyak Indonesia. Karena memang bumi Paguntaka (julukan Tarakan) ini memiliki kualitas minyak yang bagus, sehingga dahulu Jepang menargetkan Tarakan untuk disinggahi pertama kali ketika hendak menjajah Nusantara (Indonesia) pada masa Perang Dunia II.

Baca juga : Tarakan, Saksi Bisu Perang Pasific

Masjid Baitul Izzah Islamic Center Kota Tarakan ini diresmikan pada tahun 2012. Masjid ini memiliki satu kubah raksasa di atas bangunan utama dengan empat kubah kecil yang mengelilinginya. Selain itu juga terdapat satu menara tinggi menjulang yang terpisah dengan bangunan utama namun terhubung oleh koridor-koridor yang bergaya timur tengah. Tempat wudhu berada di basement masjid, yang juga terdapat area parkir dan beberapa ruangan serbaguna dan sekretariat-sekretariat organisasi terkait, dan ada juga bangsal kecil yang bisa digunakan sebagai tempat beristirahat bagi jemaah yang berasal dari luar kota ketika di tempat ini ada perhelatan. 
Masjid Baitul Izzah, Tarakan : menara, interior, dan basement.
Saya naik ke atas melewati tangga dari basement menuju ruang utama menggunakan tangga bagian dalam basment. Saya memasuki ruang utama yang biasa digunakan untuk shalat dengan melewati pintu masuk besar dengan ukiran yang indah. Ada 15 pintu masuk ruang utama masjid ini yang terbagi menjadi 5 pintu ditiap 3 sisi nya, dihari biasa seperti sekarang hanya beberapa pintu saja yang digunakan. 

Ruang utama ini sangat luas, terdiri dari 2 lantai dan bisa menampung sekitar 10.000 lebih jemaah. Pantas saja masjid ini yang digunakan pemerintah ketika menyambut Ustadz kondang Abdul Somad dalam rangka safari dakwahnya ke Tarakan beberapa waktu lalu. Di bagian depan bangunan utama juga terdapat beberapa ruangan kantor pengelola dan aula yang lumayan luas. Ada bedug besar yang terletak di sebelah kanan ruang utama di serambi masjid. Namun sepertinya tidak untuk digunakan dalam setiap sebelum adzan. Hanya sebagai pajangan untuk menambah nilai estetika masjid ini, atau mungkin digunakan untuk acara-acara tertentu saja.
Bedug besar Masjid Baitul Izzah
Kemudian eksplorasi saya berlanjut hingga halaman belakang. Ada jalan koridor yang dibangun yang menghubungkan sisi kiri dan kanan masjid berbentuk kotak dengan halaman belakang yang luas dan terbuka. Koridor ini dibangun dengan 2 lantai dan juga terdapat tempat wudhu di sini. Dari sini saya mengambil beberapa gambar karena viewnya sangat bagus menurut saya. Megah sekali masjid Baitul Izzah ini. 

Namun sangat disayangkan, di beberapa titik masjid ini terdapat kerusakan, dan seperti kurang terawat. Pergerakan tanah sangat mempengaruhi, terlihat dari beberapa anak tangga yang retak dan turun kebawah. Semoga kedepannya akan ada perbaikan dan perawatan agar keindahan masjid Baitul Izzah ini tetap terjaga. Pengurus masjid ini namanya pak Ibrahim, hanya saja saat saya berada disana beliau sedang tidak ada di lokasi sehingga tidak bisa menanyakan beberapa informasi.
Halaman Belakang Masjid Baitul Izzah
Di samping kiri Islamic Center ini direncakan akan dibangun sport center yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. Dan di sebelah kanan masjid terdapat Taman Berkampung, sebuah taman paling luas di kota Tarakan. Taman ini juga kerap digunakan dalam beberapa acara resmi pemerintah seperti upacara 17 Agustus dan beberapa acara besar lainnya. Saat sore di taman ini ada banyak jajanan yang di jual dan beberapa arena bermain untuk masyarakat. 

Tiap sore di daerah sini selalu ramai, baik untuk mereka yang suka olahraga, maupun sekedar jalan-jalan. Di dekat Taman berkampung ini juga berdiri megah bangunan kembar yang dijadikan museum daerah oleh pemerintah, Museum yang berisi ragam koleksi sejarah perminyakan dan sejarah Tarakan dari zaman kolonial hingga kemerdekaan. Di samping museum juga terdapat gedung perpustakaan dan gelanggang pemuda. Hmmm sepertinya disini akan dijadikan pusat keagamaan, olahraga, wisata dan kepemudaan.
Keren!
Masjid Baitul Izzah, dari Taman Berkampung





8 comments:

  1. semoga bisa jadi islamic centre yg berkualitas nantinya. boleh saran yaa...background ijo nya solid banget hehe...mata silinderku agak ngos2an bacanya..dan dlm 1 paragraf terlalu banyak jumlah katanya...kalo dipenggal 1 paragraf dlm 5-7 baris lebih cakep deh...kontennya udah cakep

    ReplyDelete
    Replies
    1. waah, terimakasih banyak masukannya..
      ia saya lupa, masalah paragraf juga pernah dapat masukan dari kaka2 di grup Blogger Kepri, udah lama jadi lupa nerapin dah..
      makasih ya masukannya kak

      Delete
  2. Masjidnya bagus disainnya ya mas. Bersih juga fasilitas wudlu dan areanya..

    ReplyDelete
  3. Belum pernah ke Tarakan... penginnya ke sana... Dan masjid ini kudu dikunjungi kalau ke sana... Minimal numpang sholat sekali aja pun jadilah... Cakep ya masjidnya. Semoga jemaahnya ramai terus...

    ReplyDelete
  4. Keren kk mesjidnya, semoga kesampaian nanti kesana kk. Dan bisa sholat berjamaah disana. Amiin..

    ReplyDelete
  5. Wahh fasilitasnya bagus, mau dibuat sport area juga pula. Semoga membuat orang2 ramai dan suka berkunjung ke Masjid.

    ReplyDelete
  6. Kelihatannya megah dan indah. Tapi foto-fotonya kekecilan kalau dibuka dari HP.

    ReplyDelete
  7. Kelihatannya megah dan indah. Tapi foto-fotonya kekecilan kalau dibuka dari HP.

    ReplyDelete