Monday, December 14, 2015

Bogor, An Awesome Two Days Trip

Masih tentang Bogor, daerah yang mendapat julukan Kota Hujan ini memang menyimpan banyak tempat rekreasi. Wajar saja kalau Bogor selalu padat dengan kendaraan plat B terutama, ketika hari libur tiba. Bogor merupakan kota utama tujuan wisata sebagian masyarakat yang bekerja di wilayah Jabodetabek untuk melepas lelah setelah bekerja penuh pada weekdays.

Bogooor.
Perjalanan ke Kota Bogor bisa ditempuh dengan commuter line / KRL jalur Jatinegara-Bogor. Jika kita naik dari Stasiun Cawang, perjalanan ke Bogor memakan waktu sekitar 45 - 60 menit dengan harga tiket 4000 rupiah saja. Saat keluar dari kereta, udara sejuk sudah mulai terasa, meski kata orang-orang sudah tidak sesejuk dulu. Tapi bagiku ini sudah lumayan membuat "gigil" badan.

Sampai di stasiun Bogor, kami menunggu teman yang sedang dalam perjalanan dari Bandung dengan kendaraannya. Lumayan dapat sponsor kendaraan, jadi tidak sulit harus naik kendaraan umum.


Rute hari ini adalah Museum Peta, jaraknya tidak terlalu jauh dari stasiun Bogor, berjalan kaki mungkin memakan waktu 15-20 menit saja. Namun sayangnya, karena kekurangan informasi, kami tidak mengetahui bahwa saat weekends museum malah tutup. Museum Peta Bogor hanya buka saat weekdays saja. Hmmm hal serupa ini pernah saya alami ketika akan berkunjung ke museum Polri di Jakarta, sama seperti museum Peta Bogor, Museum Polri tutup saat weekends. Aneh saja saya pikir, tempat rekreasi malah tutup saat hari libur. Ah sudah lah ya..
Salah satu tips hemat jalan-jalan di Bogor adalah dengan "memanfaatkan" teman terdekat untuk mengorbankan mobilnya, lumayan bisa keliling Bogor tanpa harus naik angkot. Jangan lupa isi bensinnya aja. :D
Perjalanan selanjutnya adalah Kebun Raya Bogor, ini merupakan ikon kota Bogor. Di dalam Kebun Raya Bogor, terdapat Museum Zoologi, Istana Presiden, Bunga Raflesia, beberapa macam tumbuhan. Biaya masuk adalah 15ribu /orang, jika menggunakan mobil, akan dikenakan biaya 30rb dan bisa berkeliling Kebun Raya dengan mobil tersebut.
Jalan2Men!, Bogor

Perjalanan berlanjut menuju puncak Bogor. Kali ini kami mendapat satu lagi tambahan personel, rekan saya satu asrama di Jakarta, lumayan bisa jadi sopir untuk ke puncak. Lama perjalananan tergantung kondisi jalan, waktu yang dibutuhkan antara 1 - 4 jam. Biasanya diakhir minggu jalan ke puncak akan macet, macet panjang. Jika menggunakan kendaraan umum, kita harus menaiki angkot dengan biaya 5.000 rupiah hingga perempatan besar, kemudian naik bus (bisa juga angkot) menuju ke puncak dengan biaya 15.000 - 20.000 rupiah. 

Kerja Sampingan
Banyak tempat rekreasi bila sudah sampai di puncak Bogor. Bila badan terasa letih, disisi-sisi jalan juga banyak terdapat tempat nongkrong untuk makan dan minum. Istirahat sejenak sambil menghangatkan badan dengan meminum jahe hangat dan mie rebus sembari menikmati indahnya pemandangan dari puncak yang indah baik siang maupun malam. Jika ingin bermalam di Bogor, disepanjang jalan puncak juga banyak terdapat penginapan dan vila dengan harga mulai dari 150.000 per malam. Di kawasan Puncak Bogor terdapat banyak kebun teh, telaga warna, dan masjid Atta'awun yang merupakan ikonnya puncak. Tempat-tempat menarik untuk mengabadikan moment indah bersama teman-teman.

Pemandangan di Puncak
Kebun Teh dan Telaga Warna, Kawasan Puncak


CURUG CILEMBER

Selain kebun teh, dan telaga warna. Bogor juga terkenal memiliki banyak Curug (air terjun). Pada kesempatan ini Curug Cilember adalah tujuan kami berikutnya. Jika perjalanan menuju puncak maka jalan ke Curug Cilember berada di kiri jalan, pointnya adalah Hotel USSU di sebelah kanan, sedangkan jalan menuju Curug Cilember adalah sebelah kiri. Jarak dari jalan utama menuju Curug Cilember berkisar 3 km. Curug Cilember merupakan tempat wisata yang indah, merupakan sebuah taman / komplek dengan 7 air terjun yang berada di dalamnya. Fasilitas yang ditawari juga banyak, selain 7 air terjun, juga terdapat kubah kupu-kupu, mushala, kantin, bungalow, dan beberapa area yang disewakan untuk berkemah.

Curug Cilember
Harga tiket masuk Curug Cilember 13 ribu perorang plus biaya menginap menginap 8 ribu perorang. Setelah masuk, kami mendirikan tenda dan bermalam disana. Jangan khawatir jika lupa membawa bekal, di sekitar Curug Cilember banyak terdapat kantin yang menjual berbagai makanan dan minuman khas dataran tinggi. Setelah mendirikan tenda, kami beristirahat.

Sejatinya jika waktu mencukupi pada pagi harinya, kami ingin menjelajahi ke 7 air terjun di sana. Namun karena bangun yang udah kesiangan dan waktu yang mepet, akhirnya hanya pergi ke Curug terdekat saja, kemudian menuju perjalanan pulang ke Jakarta.

see u next trip. :)

19 comments:

  1. Harga sewa tenda dicurug berapa ya Om?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sekitar 100 - 300 ribu mbak, tergantung besar tenda... :D

      Delete
  2. Pemandangan yang seperti ini lah yang saya suka, mantap bro!!

    ReplyDelete
  3. Nah kalau tempat wisata bogor dan sekitarnya ane tau semua gan... Hehehe ulasannya menarik beud šŸ‘

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  5. apalah daya saya sumatran people yang ingin ke jawa

    ReplyDelete
  6. aih - aih..
    Napa kga mampir ke rmh dolo,gan?
    Saya di Bogor padahal..
    So Sad

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah orang Bogor juga toh,,
      ada dua sudah di grup orang Bogor ni. hhe

      Delete
  7. Wahh mantap, keren keren pemandangannya.
    Requeest wisata sama kuliner bandung yg rekomended dong gan

    ReplyDelete
  8. Wah ngomong2 bogor.. Jadi inget dulu ke kebon raya bogor.. Tp bogor sekarang agak panas.. Hehe

    ReplyDelete
  9. Begitu liat pegunungan masyaalah indahnya ciptaan tuhanšŸ˜˜šŸ˜˜šŸ˜˜šŸ˜˜

    ReplyDelete